Skip to content

Jum’at, 2 November 2012

November 2, 2012

aku tak pernah meminta untuk terlahir seperti ini. Seperti yang lainnya aku ingin terlahir jauh lebih baik. Andai ada yang mau mendengarkanku. Aku ingin berteriak, AKU JENGAH DENGAN HIDUP INI….. Adakah yang pernah mengerti aku? Walau itu palsu? terlalu banyak yang mencampuri hidupku. Aku merasa seperti burung yang terkekang dalam sangkar. Bukan sangkar emas, tapi sangkar yang penuh dengan kotoran. Aku merasa sendiri, padahal banyak orang di sekelilingku. aku merasa sepi, padahal ada di keramaian. Aku merasa mati, padahal aku jelas masih hidup. Andai Tuhan memberiku pilihan dulu, tentu aku tak mau seperti ini. Banyak hal yang membuatku ingin mati. Tapi hanya satu hal yang menjadi alasanku bertahan. BAPAK… Dia orang terhebat yang pernah aku temui. Dia orang yang selalu mengerti aku. Aku bertahan karena aku masih punya dia. Aku lelah dengan orang-orang di sekitarku. Aku hanya ingin mereka mengerti aku. Mereka hanya bisa menyalahkan, tanpa pernah bertanya apa alasanku. AKU HANYA INGIN HIDUP SEPERTI ORANG LAIN. Jujur aku tak sanggup lagi menjalani semuanya. Aku ingin mati. Tapi aku takut akan mati. Aku ingin lari dari kehidupanku yang sekarang. Tapi kemana aku harus berlari. Aku tak tahu harus bercerita pada siapa. Karena aku sudah tak bisa percaya siapa pun. Aku tak bisa percaya. ENtah ini akan mengurangi penderitaanku atau tidak. Aku hanya ingin mengungkapkan apa yang aku rasakan. Bukan karena aku tak punya sahabat. Aku memiliki sahabat terbaik dalam hidupku. Tapi entah kenapa aku hanya seperti kehilangan kepercayaan terhadap makhluk yang bernama manusia…Gambar

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: